Tampilkan postingan dengan label bahagia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bahagia. Tampilkan semua postingan

Kamis, 05 Maret 2026

Barakallahu Fii Umrik Ayu: 18 Tahun Anugerah dalam Keluarga Kami

Hari ini, 5 Maret 2026, adalah hari yang sangat istimewa bagi keluarga kecil kami. Hari ini putri kedua kami genap berusia 18 tahun. Sebuah usia yang menandai perjalanan dari masa remaja menuju kedewasaan, sebuah fase kehidupan yang penuh harapan, mimpi, dan tanggung jawab.

Alhamdulillah, dengan penuh rasa syukur kami panjatkan ke hadirat Allah SWT atas segala nikmat, kesehatan, dan kesempatan yang diberikan kepada putri kami hingga hari ini. Waktu terasa begitu cepat berlalu. Rasanya baru kemarin kami menggandeng tangan kecilnya, menuntunnya belajar berjalan, mendengarkan celoteh polosnya, dan melihatnya tumbuh menjadi pribadi yang semakin dewasa.

Kini ia sedang menapaki salah satu tahap penting dalam hidupnya, menempuh pendidikan di kelas XII MAKN Ende dan sebentar lagi akan melanjutkan pendidikannya ke Perguruan Tinggi. Kami sebagai orang tua merasa bangga melihat semangatnya dalam belajar, berjuang meraih cita-cita, dan terus berusaha menjadi pribadi yang lebih baik setiap harinya.

Sebagai anak kedua dari lima bersaudara, kehadirannya membawa warna tersendiri dalam keluarga kami. Ia menjadi penghubung yang hangat antara kakak dan adik-adiknya. Kehadirannya sering menghadirkan tawa, kebersamaan, dan cerita-cerita sederhana yang membuat rumah terasa lebih hidup.
Di hari ulang tahunnya yang ke-18 ini, kami sebagai ayah dan ibu hanya bisa memanjatkan doa yang tulus dari hati yang paling dalam. Semoga Allah SWT selalu melimpahkan kesehatan, menjaga setiap langkahmu, memudahkan jalanmu dalam menuntut ilmu, serta mengantarkanmu menuju masa depan yang penuh keberkahan.

Kami juga berharap engkau tumbuh menjadi pribadi yang kuat, rendah hati, penuh kasih sayang, serta selalu ingat kepada Tuhan dalam setiap langkah kehidupanmu.

Untuk kakak dan adik-adikmu, hari ini juga menjadi hari kebahagiaan bagi mereka. Mereka turut bersyukur memiliki saudari yang selalu hadir dalam kebersamaan keluarga, yang menjadi teman berbagi cerita, canda, dan dukungan dalam kehidupan sehari-hari.

Anakku tersayang, usia 18 tahun bukan hanya tentang bertambahnya angka dalam kehidupan, tetapi juga tentang bertambahnya tanggung jawab, kedewasaan, dan kebijaksanaan dalam menjalani hidup.

Ketahuilah bahwa doa kami sebagai orang tua akan selalu menyertai setiap langkahmu, di mana pun engkau berada.


Selamat ulang tahun yang ke-18, anak kami tercinta.

Semoga hidupmu selalu dipenuhi cahaya kebaikan, ilmu yang bermanfaat, hati yang kuat, dan masa depan yang indah.

Terima kasih telah menjadi bagian dari kebahagiaan dalam keluarga kecil kami.

Dengan penuh cinta dan doa,
Ayah, Ibu, Kakak, serta adik-adikmu.

By Aldy Forester

Sabtu, 29 Januari 2022

JunJun, Doa yang Lama Kami Titipkan pada Langit

Hari ini, 29 Januari 2022.

Dengan tangan yang masih gemetar dan hati yang masih dipenuhi haru, saya menuliskan catatan ini—beberapa saat setelah tangisan pertamanya terdengar.

Alhamdulillah… hari ini Allah menganugerahkan kepada kami seorang putra. Anak kelima kami. Anak laki-laki satu-satunya yang telah lama kami harapkan dalam doa-doa yang tak pernah putus.

Kami memberinya nama panggilan sederhana namun penuh cinta: JunJun.

Rasanya sulit menggambarkan perasaan saat pertama kali mendengar tangisnya. Ada getar bahagia yang menjalar ke seluruh tubuh. Ada syukur yang tak mampu lagi dibendung oleh kata-kata. Penantian panjang itu akhirnya terjawab hari ini. Di ruangan ini, dalam suasana yang masih terasa hangat dan penuh haru, kami menyadari bahwa Allah benar-benar Maha Baik.

JunJun hadir bukan sekadar melengkapi keluarga kami. Ia hadir sebagai jawaban atas harapan yang lama kami simpan. Selama ini kami hanya bisa berdoa dan berharap, dan hari ini doa itu menjelma menjadi seorang bayi mungil yang kini terbaring tenang.

Orang tua kami begitu bahagia. Wajah mereka memancarkan syukur yang dalam. Doa-doa langsung terucap, memohon agar JunJun tumbuh sehat, kuat, menjadi anak yang saleh, berbakti kepada orang tua, dan kelak menjadi kebanggaan keluarga.

Kakak-kakaknya (Qya, Ayu, Mala dan Aini) pun tak kalah gembira. Mereka sudah tak sabar ingin melihat dan memeluk adik kecilnya. Saya bisa membayangkan betapa rumah kami nanti akan dipenuhi tawa, langkah-langkah kecil, dan keceriaan yang semakin lengkap.

Hari ini, di tanggal ini, kami kembali diingatkan bahwa setiap anak adalah amanah. JunJun adalah titipan yang harus kami jaga dengan sepenuh hati. Ia adalah anugerah, sekaligus tanggung jawab besar yang Allah percayakan kepada kami.

Catatan ini saya tulis agar kelak, ketika JunJun telah tumbuh besar, ia tahu bahwa sejak detik pertama ia hadir di dunia, ia sudah disambut dengan cinta yang begitu besar.

Selamat datang, anakku.
Engkau adalah doa yang menjadi nyata hari ini.
29 Januari 2022—hari ketika langit menjawab harapan kami.

By. Aldy Forester

 
;